Main Article Content
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tunjangan kinerja dan motivasi kerja terhadap kinerja pegawai Poltekkes Kemenkes Jakarta I, baik secara parsial maupun simultan. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dianalisis menggunakan regresi linear berganda melalui bantuan perangkat lunak SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tunjangan kinerja tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar -0,057 dan nilai signifikansi 0,271. Sebaliknya, motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan koefisien regresi sebesar 0,940 dan nilai signifikansi < 0,001. Secara simultan, tunjangan kinerja dan motivasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, dengan nilai F sebesar 178,612 dan signifikansi < 0,001. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,813 menunjukkan bahwa kedua variabel menjelaskan 81,3% variasi kinerja pegawai. Penelitian ini menegaskan pentingnya motivasi kerja dalam mendukung peningkatan kinerja pegawai.
Keywords
Article Details

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
References
- Amir, M. F. (2015). Memahami evaluasi kinerja karyawan: Konsep dan penilaian kinerja di perusahaan. Mitra Wacana Media.
- Bougie, R., & Sekaran, U. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). Wiley.
- Deinert, A., Homan, A. C., Boer, D., Voelpel, S. C., & Gutermann, D. (2015). Transformational leadership sub-dimensions and their link to leaders' personality and performance. The Leadership Quarterly, 26(6), 1095–1120. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2015.08.001
- Dubrin, A. J. (2009). Leadership. Prenada.
- Dubrin, A. J. (2013). Principles of leadership. Prenada.
- Estrada Aguilar, L. M. (2023). Development of a faculty satisfaction questionnaire for Ecuadorian higher institutions. Journal of Applied Research in Higher Education, 15(4), 933–946. https://doi.org/10.1108/JARHE-03-2022-0097
- Goleman, D. (2015). Emotional intelligence. Gramedia Pustaka Utama.
- Handoko, T. H. (2011). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. BPFE.
- Hasibuan, M. S. P. (2011). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
- Izza, N. R., & Muslimin. (2024). Tunjangan kinerja, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sidoarjo. Journal of Management and Bussines (JOMB), 6(2), 742–756. https://doi.org/10.31539/jomb.v6i2.6027
- Kuswandi, J. M., Mulyadi, D., & Sulaiman, E. (2012). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang. [Jenis publikasi dan institusi penerbit perlu diverifikasi].
- Mangkunegara, A. A. A. P. (2016). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Refika Aditama.
- Moeheriono. (2019). Pengukuran kinerja berbasis kompetensi. Rajawali Pers.
- Moekijat. (2009). Perencanaan dan pengembangan karir pegawai. Mandar Maju.
- Mudhofar, M. (2021). Performance allowance, motivation, employees' work achievement and organizational performance among government employees. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 25(1), 74–89. https://doi.org/10.22146/jkap.59680
- Munthe, O. J. (2017). Analisis pengaruh peran ganda, pengembangan karir dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan wanita PT Telkom Regional 1 Sumatra. [Jenis publikasi dan institusi penerbit perlu diverifikasi].
- Permatasari, I. R. (2006). Pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan (Studi kasus di PT Telkom Malang). Jurnal Ekonomi Modernisasi, 2(3), 177–191. https://doi.org/10.21067/jem.v2i3.921
- Rivai, V., & Ali, G. M. (2018). Performance appraisal. RajaGrafindo Persada.
- Rozalena, A., & Dewi, S. K. (2016). Panduan praktis menyusun pengembangan karir dan pelatihan karyawan. Penebar Swadaya.
- Samsuddin, H. (2018). Kinerja karyawan: Tinjauan dari dimensi gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan komitmen organisasi. Indomedia Pustaka.
- Sedarmayanti. (2010). Pengembangan kepribadian pegawai. Mandar Maju.
- Sedarmayanti. (2017). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Refika Aditama.
- Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
- Wahyudi, H. I., & Insiatiningsih. (2025). Pengaruh tunjangan kinerja, motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja ASN di Balai Diklat Industri Yogyakarta Kementerian Perindustrian. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 5(2), 256–278. https://doi.org/10.32477/jrabi.v5i2.1214
References
Amir, M. F. (2015). Memahami evaluasi kinerja karyawan: Konsep dan penilaian kinerja di perusahaan. Mitra Wacana Media.
Bougie, R., & Sekaran, U. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). Wiley.
Deinert, A., Homan, A. C., Boer, D., Voelpel, S. C., & Gutermann, D. (2015). Transformational leadership sub-dimensions and their link to leaders' personality and performance. The Leadership Quarterly, 26(6), 1095–1120. https://doi.org/10.1016/j.leaqua.2015.08.001
Dubrin, A. J. (2009). Leadership. Prenada.
Dubrin, A. J. (2013). Principles of leadership. Prenada.
Estrada Aguilar, L. M. (2023). Development of a faculty satisfaction questionnaire for Ecuadorian higher institutions. Journal of Applied Research in Higher Education, 15(4), 933–946. https://doi.org/10.1108/JARHE-03-2022-0097
Goleman, D. (2015). Emotional intelligence. Gramedia Pustaka Utama.
Handoko, T. H. (2011). Manajemen personalia dan sumber daya manusia. BPFE.
Hasibuan, M. S. P. (2011). Manajemen sumber daya manusia. Bumi Aksara.
Izza, N. R., & Muslimin. (2024). Tunjangan kinerja, motivasi kerja dan disiplin kerja terhadap kinerja pegawai pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Sidoarjo. Journal of Management and Bussines (JOMB), 6(2), 742–756. https://doi.org/10.31539/jomb.v6i2.6027
Kuswandi, J. M., Mulyadi, D., & Sulaiman, E. (2012). Pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang. [Jenis publikasi dan institusi penerbit perlu diverifikasi].
Mangkunegara, A. A. A. P. (2016). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Refika Aditama.
Moeheriono. (2019). Pengukuran kinerja berbasis kompetensi. Rajawali Pers.
Moekijat. (2009). Perencanaan dan pengembangan karir pegawai. Mandar Maju.
Mudhofar, M. (2021). Performance allowance, motivation, employees' work achievement and organizational performance among government employees. JKAP (Jurnal Kebijakan dan Administrasi Publik), 25(1), 74–89. https://doi.org/10.22146/jkap.59680
Munthe, O. J. (2017). Analisis pengaruh peran ganda, pengembangan karir dan kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan wanita PT Telkom Regional 1 Sumatra. [Jenis publikasi dan institusi penerbit perlu diverifikasi].
Permatasari, I. R. (2006). Pengaruh pengembangan karir terhadap kinerja karyawan (Studi kasus di PT Telkom Malang). Jurnal Ekonomi Modernisasi, 2(3), 177–191. https://doi.org/10.21067/jem.v2i3.921
Rivai, V., & Ali, G. M. (2018). Performance appraisal. RajaGrafindo Persada.
Rozalena, A., & Dewi, S. K. (2016). Panduan praktis menyusun pengembangan karir dan pelatihan karyawan. Penebar Swadaya.
Samsuddin, H. (2018). Kinerja karyawan: Tinjauan dari dimensi gaya kepemimpinan, budaya organisasi dan komitmen organisasi. Indomedia Pustaka.
Sedarmayanti. (2010). Pengembangan kepribadian pegawai. Mandar Maju.
Sedarmayanti. (2017). Perencanaan dan pengembangan sumber daya manusia. Refika Aditama.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Wahyudi, H. I., & Insiatiningsih. (2025). Pengaruh tunjangan kinerja, motivasi kerja dan lingkungan kerja terhadap kinerja ASN di Balai Diklat Industri Yogyakarta Kementerian Perindustrian. Jurnal Riset Akuntansi dan Bisnis Indonesia, 5(2), 256–278. https://doi.org/10.32477/jrabi.v5i2.1214